Memperlama Munaslub GOLKAR, Negara Semakin di Rugikan

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA - Suka tidak suka, munaslub Golkar mutlak harus digelar secepatnya. Disadari atau tidak, semakin lama penyelenggaraan munaslub Golkar sama saja adanya pembiaran bahwa negara semakin dirugikan. Sudah tiga pekan lebih negeri ini dibiarkan tanpa keberadaan Ketua DPR-RI di Senayan.

Dengan alasan apapun, lembaga legislatif kita tidak boleh disandra oleh kepentingan dan atau kekuatan politik apapun, termasuk kekuatan politik partai, faksi, apalagi oleh karena kepentingan politik individu di elit politik Golkar.

Ini tidak boleh terjadi sama sekali. Oleh karena itu, sesuai dengan UU MD3, Golkar harus bertanggungjawab atas "kekosongan" jabatan Ketua DPR-RI kita. Untuk itu, Golkar harus segera menyelenggarakan munaslub untuk memilih dan menentukan kepengurusan baru di Golkar.

Demi mengedepankan kepentingan negara, munaslub sejatinya harus dilakukan hari Minggu ini, 10 Desember 2017 untuk menetapkan kepengurusan baru di Golkar. Esok harinya, Senin, 11 Desember 2017, pengurus baru tersebut dapat menetapkan Ketua DPR-RI yang baru.

"Di Golkar, menurut saya, masih ada kader yang memiliki kompotensi dan integritas kukuh yang dapat "menakodai" lembaga legislatif kita, seperti ZA yang saat ini menjadi Ketua Komisi II",kata Emrus Sihombing Direktur Eksekutif Emrus Corner pada wartawan Jum'at (8/12/2017).(Adhy)

Index Berita